Sunday, March 30, 2014

LIntas Berita, Kandidat calon presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai, tujuh kicaun Fahri Hamzah di twitter dengan hastag 'MelawanLupa' tidak mencerminkan budaya Indonesia. Menurutnya, cara yang lebih baik dengan membicarakan program-program ke depan.

"Sekali-sekalilah ngomong mengenai, misalnya bisa apa sih saya untuk kebaikan negara ini, dengan cara apa sih negara bisa dibikin baik. Adu gagasan, adu program, mestinya seperti itu, bukan serang-serang, saling jelekin, cemooh," katanya di Balaikota DKI Jakarta, Senin (24/3).

"Maaf begitu bukan budaya kita, saya gak mau masuk wilayah seperti itu. Ngapain saya harus tanggapi, saya gak mau tanggapin," tambahnya.
Selain itu, Jokowi mengungkapkan, dirinya tidak siap untuk diajak adu argumentasi atau debat oleh Fahri. Namun ia mengatakan bersedia beradu gagasan mengenai masa depan Indonesia.

"Saya juga gak pinter debat, kalau adu gagasan boleh," tegasnya.

Jokowi menambahkan, dirinya tidak khawatir dengan adanya kampanye hitam. Sebab ia menilai, masyarakat sudah tidak dapat ditipu dengan cara seperti itu. Karena kampanye hitam hanya berlaku bagi masyarakat yang tidak pintar.

"Kalau kampanye hitam kalau masyarakatnya gak pinter, ini masyarakat sudah pintar-pintar. Diberi info apapun juga disaring, gak langsung ditelan, masyarakat pintar ngapain mau diomongan apa aja, saya santai-santai aja," tutupnya.
[did]

#Merdeka.com 

0 comments:

Post a Comment

Unordered List

Sample Text

Powered by Blogger.

Terpopuler