
Berita Kita, Baru saja menjalin kasih, mentalis yang juga pembawa acara Deddy
Corbuzier (38) sudah terlibat baku pukul dengan artis peran Chika
Jessica (27). Beberapa pukulan telak dari Chika tampak mendarat di perut
dan dada Deddy.
Tetapi, tenang dulu. Adegan baku pukul sepasang kekasih ini terjadi hanya dalam film pendek Triangle
yang digarap dan dipublikasikan Deddy di situs berbagi video YouTube.
Dalam tontonan berdurasi lima menit tersebut, Chika yang biasanya tampil
pecicilan memandu sebuah program acara televisi tiba-tiba melakoni aksi laga dengan serius bersama Deddy yang menjadi lawan mainnya.
Kedua bintang tersebut muncul dalam adegan pembuka Triangle.
Chika tampak digembleng ilmu bela diri oleh Deddy tatkala film mulai
berjalan beberapa detik. Sementara Deddy dengan lihai menepis semua
pukulan Chika.
Ketika keduanya berlatih, tiba-tiba telepon genggam Deddy berdering.
Deddy kemudian mengangkat panggilan tersebut. Tak dikenal siapa yang
menelepon. Entah apa pula isi percakapan itu lantaran tak banyak kata
keluar dari mulut Deddy. Yang terdengar hanyalah, "Halo? Berapa? Di
mana? Rooftop?". Percakapan selesai dan dimulailah cerita.
Pada
adegan selanjutnya, Azka Corbuzier, anak semata wayang Deddy, disekap
Volland Humonggio (34), artis peran dan vokalis Indonesia yang ikut
ambil peran dalam film Triangle. Tak lama kemudian, Chika bersama empat anak buahnya datang untuk melawan Volland dan membebaskan Azka.
Keempat
anak buah Chika maju lebih dulu untuk menghadapi Volland sebelum
akhirnya dia sendiri yang turun tangan menghadapi bintang film Duel: The Last Choice itu. Namun, sayangnya Chika kalah dalam aksi baku pukul dengan Volland.
Setelah
Chika tumbang, tiba-tiba Deddy datang membawa tas berisi uang tebusan
yang kemudian dilemparnya ke arah Volland. Adegan perkelahian pun
terulang kembali. Sama halnya dengan adegan perkelahian sebelumnya,
meski terbilang cukup terampil, masih ada sedikit koreografi yang kaku
dan timing yang kurang pas.
Film bergenre aksi laga ini ditutup dengan plot open ending,
yakni adegan Volland dan Deddy yang akan saling menendang. Sepertinya
memang akan ada film selanjutnya. Pada kanal YouTube pribadi milik Deddy
tertulis, "Triangle is not about a kidnapping, it's a Trilogy with a twisted ending you will never seen in your life." (Triangle bukanlah tentang penculikan, ini adalah sebuah trilogi dengan akhir mengejutkan yang tak akan pernah kamu lihat sebelumnya).
Untuk ukuran film pendek, film Triangle
boleh dibilang seru tatkala menonton filmnya. Mungkin akan
terkagum-kagum bila tahu apa dan bagaimana proses produksi yang terjadi
di balik layar. Karya anak bangsa ini dibuat menggunakan kamera ponsel
pintar selama tiga jam. Koreografinya dibuat selama satu jam di lokasi
pengambilan gambar. Nayato Fio Nuala, sutradara kenamaan Indonesia,
mengatakan, film Triangle merupakan karya anak bangsa yang luar biasa.
Dalam
wawancara di kawasan Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu
(22/7/2015), Deddy mengatakan bahwa dirinya tak menutup pintu untuk
dunia akting. Dirinya saat ini sedang menyiapkan sebuah proyek yang
berhubungan dengan seni bela diri. Deddy menjelaskan, sekarang ini ia
mulai mengumpulkan orang-orang yang menguasai ilmu bela diri dari
seluruh daerah di Indonesia.
"Nama proyeknya Triangle. Tapi bukan acara televisi, ini di YouTube. Saya mau bikin fight club. Sudah ada 200 lebih yang daftar. Nanti tanggal 28 Juli mau saya launching," tuturnya.
Terhitung mulai Senin (27/7/2015), film tersebut sudah dapat disaksikan di kanal YouTube pribadi milik Deddy Corbuzier.


0 comments:
Post a Comment