Showing posts with label Artis. Show all posts
Showing posts with label Artis. Show all posts

Sunday, July 10, 2016






Monday, June 6, 2016

Berita Kita, Mobil seorang pengemudi di Filipina ditabrak oleh pengendara sepeda motor.

Akibatnya mobil itu mengalami sedikit kerusakan di bagian belakang.

Seharusnya pengemudi tersebut boleh saja melayangkan tuntutan.
Tapi hal itu tidak dilakukan setelah melihat sesuatu yang dibawa si pengendara motor.

Malah sebaliknya dia memberikan uang kepada pria itu sebagai santunan. Bahkan menanggung sendiri biaya perbaikan mobilnya.

Dilansir Kicker Daily, Sayd Omar Morales Akmad sedang mengemudikan di jalan raya di Manila saat merasakan hantaman pada mobil.


Rupanya seorang pria yang mengendarai sepeda motor menabrak bagian belakang mobil Akmad.

Begitu ke luar mobil, mata Akmad melihat kantong beras yang dibawa pria itu tumpah dan isinya berserakan di jalan.

Melihat beras berceceran ini hatinya langsung iba.

Apalagi ketika mendapati pria itu menangis saat diinterogasi oleh polisi.

Akmad mengatakan tahu pria itu pasti miskin dan keluarganya menunggu beras yang dia bawa.

Akibat kecelakaan, persediaan makan satu hari mereka hilang.

Akmad lalu bergegas menghampiri polisi dan mengatakan tidak akan menuntut pria yang menabrak mobilnya.



Meskipun si penabrak yang mengaku salah itu tidak memohon pengampunan dan pasrah jika ditahan, Akmad meminta polisi melepaskan.

"Tanpa banyak bicara, saya katakan pada polisi untuk melepaskannya karena mungkin dia tahu bahwa dia bersalah dan lain kali dia akan lebih berhati-hati. Air matanya hampir jatuh atas apa yang saya lakukan. Walau dia tidak mengatakannya, saya tahu dia dan keluarganya menjalani kehidupan yang susah," tutur Akmad dilansir Kicker Daily News.

Tak hanya melepaskan orang yang sudah membuat mobilnya penyok, ia bahkan melakukan sesuatu yang membuat salut banyak orang.

Akmad memberikan pria yang berprofesi sebagai nelayan itu uang. Sehingga pria tersebut bisa membeli kembali beras untuk keluarganya.

Nelayan itu terkejut. Sambil menangis dia minta maaf atas kemurahan hati orang yang ditabraknya.

Padahal Akmad bisa saja menuntutnya atas kerusakan mobil yang ditimbulkan akibat tabrakan.

Menurut Akmad, benda yang hilang masih bisa diganti. Tapi tidak jika yang hilang adalah cinta dan rasa hormat bagi orang lain.

Berita Kita, Beberapa hari terakhir industri hiburan tanah air dikejutkan dengan dugaan kabar pernikahan sejenis antara aktor Aming Sugandhi dan seseorang bernama Evelyn Nada Anjani. Bahkan, ada salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta agar pernikahan pasangan yang mengikat sumpah setia pada Sabtu (4/6/2016) itu diselidiki.

Aktris Wulan Guritno, teman dekat Aming, mengaku tak mempermasalahkan jika memang ada anggota Dewan yang ingin menyelidiki pernikahan sahabatnya tersebut.

"Enggak apa-apa diteliti, kalau sesuai dan apa adanya," tutur Wulan di acara Genflix, Galeri Indonesia Kaya, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (6/6/2016).

Hanya saja, kata Wulan, jika itu sampai terjadi berarti ada saling ketidakpercayaan antara anggota Dewan dengan Kantor Urusan Agama (KUA).

"Kalau begitu DPR ragukan KUA? Ngeri ya antar instansi enggak percaya gitu," ujar produser "I am Hope" itu.
Sebelumnya diberitakan, Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Abdul Malik Haramain mendesak agar pernikahan pelawak Aming dan Evelyn Nada Anjani diselidiki. Pasalnya, menurut Malik, jika memang benar pernikahan itu sejenis, maka yang bersangkutan telah melanggar dua aturan.

"Secara hukum agama tak sah, kedua hukum positif nasional tak mengakui pernikahan sejenis. Kalau benar, yang nikah dan menikahkan melanggar aturan agama juga aturan undang-undang," kata Malik dalam pemberitaan beberapa waktu lalu.

Saturday, June 4, 2016

Berita Kita, Shimizu S-Pulse adalah klub yang cukup bergengsi di Jepang.
Tahun ini mereka memang hanya bermain di kasta ketiga Liga Jepang, yakni di divisi 2.
Tapi pada 1996, mereka pernah menjuarai divisi utama Liga Jepang, atau J-League.
Nah, apa hubungannya klub ini dengan Indonesia? Tak ada.
Bahkan sponsor mereka juga bukan perusahaan asal Indonesia.
Yang istimewa, jersey mereka malah mempromosikan Indonesia secara terang-terangan.
Ya,  di jersey mereka terpampang jelas dan besar peta Nusantara, lengkap dari Sabang sampai Merauke.
Memang tidak hanya peta Indonesia di jersey baru mereka ini. Melainkan peta dunia.
Shimizu sepertinya berupaya untuk mencerminkan bahwa Liga Jepang berusaha untuk mendunia.
Makanya, dipilihkan gambar peta dunia di jersey mereka.
Tapi, yang istimewa, peta Indonesia justru berada di tengah-tengah jersey sisi depan, sehingga paling jelas tertera.
Posisi Indonesia yang strategis, rupanya menguntungkan, karena dalam desain, posisi peta Indonesia justru terletak di bagian utama jersey, tepat di bawah sponsor utama klub.
Bahkan, peta jepang sendiri tak terlalu terlihat di jersey mereka.
Jersey istimewa Shimizu S-Pulse ini diproduksi oleh apparel olahragaasal Jerman, Puma.
Jersey berwarna oranye kekuningan ini akan dipakai Shimizu S-Pulse pada musim 2016/2017

Friday, June 3, 2016

Berita Kita, Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Bali, menyambut sekitar 10.500 turis dari Tiongkok dalam dua bulan pada musim liburan pertengahan 2016.

“Kami antisipasi semuanya termasuk yang sekarang sedang berjalan adalah turis Tiongkok sebanyak 10.500 orang,” kata General Manajer PT Angkasa Pura I Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Trikora Harjo di Kuta, Kabupaten Badung, Jumat.
Menurut dia, kedatangan wisatawan dari Negeri Tirai Bambu itu ditangani oleh salah satu biro perjalanan selama liburan mereka di Pulau Dewata.
Wisatawan dari negeri panda tersebut menumpangi maskapai penerbangan dengan jadwal reguler maupun menggunakan penerbangan carter atau tidak berjadwal.
Pengamat Intelejen Sofjan Lubis mengatakan kedatangan warga negara asal China dengan alasan wisata memang sudah biasa, namun yang tidak biasa adalah ada agenda apa selain wisata dengan 10.500 orang plus memakai penerbangan carter atau tidak berjadwal
Bukan membangun kecurigaan, kewaspadaan sebagai bangsa harusnya sudah ada, karena biasanya jalur wisata yang dilakukan oleh wisatawan asing adalah melalui penerbangan internasional yang sudah ada, artinya memang ‘terlihat’ berniat berwisata pada umunya ditambah liburan yang dilakukan hanya melalui satu biro perjalanan
10.500 wisatawan dengan satu biro perjalanan plus dengan kedatangan melalui pesawat carteran, adakah yang patut dipertanyakan? selain katanya untuk berwisata; waspadalah.

Berita Kita, Umumnya satu guru mengampu satu pelajaran, atauu satu kelas
mempunyai satu guru. Lantas apa jadinya jika satu sekolahan hanya mempunyai
seorang guru.
Sebagaimana dialami Hasniah, seorang guru di SD Bina Setia Semaru, Desa Air Besar,
Landak, Kalimantan Barat. Sudah tujuh tahun inni, Hasniah harus mengajar semua
kelas dari kelas I sampai dengan kelas VI.
Dilansir dari infopgri.com,
kerepotan tidak cukup sampai di situ, Hasniah harus menyiasati agar semua siswa
bisa mendapat jatah bahan ajaran. Maka dari enam kelas yang ada, Hasniah
membaginya menjadi dua. "Satu lokal untuk kelas I sampai kelas III, dan
satu lokal untuk kelas IV sampai kelas VI," ujarnya
"Sebab, sekolah ini hanya punya tiga ruangan,
tapi yang dipakai kelas hanya dua ruangan," ujar Hasniah menambahkan.
Sekolah Bina Setia merupakan sekolah yang dibangun
dengan dana PNPM serta swadaya masyarakat setempat. Sebelum sekolah itu
berdiri, Hasniah mengaku memberikan pelajaran dari rumah ke rumah.
Kini sudah tujuh tahun Hasniah mengajar di sekolah
tersebut. Tak jarang bahkan saat mengajar, Hasniah harus menggendong anaknya
yang masih kecil.

Monday, May 23, 2016

Berita Kita, Mungkin apa yang dilakukan lelaki ini tidaklah sehebat bukti cinta Shah Jahan yang membangun Taj Mahal untuk istrinya. Namun, usahanya patut diacungi jempol. Gara-gara tidak sanggup melihat istrinya dihina saat meminta air di rumah orang kaya, seorang lelaki di pedesaan India dilaporkan akhirnya menggali sumur sendiri untuk istrinya.

Menurut Newshub, Sabtu (21/05/2016), Bapurao Tajni yang berasal dari Kalambeshwar, Nagpur, menggali sumur tersebut selama 40 hari seorang diri. Tajni berasal dari kasta orang miskin di sana. Hal ini membuatnya selalu meminta air ke rumah orang kaya di desa tersebut.

Bagaimanapun, suatu hari saat istri Tajni meminta izin mengambil air dari sumur si orang kaya, permintaanya ditolak dengan penuh penghinaan. Tentu, istri Tajni melaporkan hal tersebut ke suaminya.

Tajni yang mendengar hal tersebut merasa sakit hati, sekaligus iba pada istrinya. Dengan modal nekat, ia mencoba menggali sumur yang sejatinya dikerjakan minimal lima orang.

Usaha Tajni yang berusaha menggali sumur seorang diri membuat orang-orang di kampungnya terkejut. Banyak yang menganggap pria ini gila dan melakukan pekerjaan yang sia-sia. Tambahan pula, tidak ada orang yang berhasil mencari air di wilayah itu sebelumnya karena kawasannya yang berbatu.

Walau demikian, Tajni tidak putus asa. Ia berusaha untuk membuat istrinya bahagia. Setelah bilangan minggu, pekerjaan Tajni membuahkan hasil. Air memancar dari retakan tanah. Tajni pun segera naik ke atas untuk memanggil istrinya.
Kini, tak ada lagi yang meremehkan Tajni. Keberhasilannya menggali sumur juga tak membuat Tajni lupa daratan. Ia membagi air kepada tetangga yang membutuhkan.

Sunday, April 17, 2016

Berita Kita, Kepolisian Resor Kabupaten Karawang, Jawa Barat, telah menerima hasil otopsi terkait kematian penyanyi dangdut Irmawati alias Irma Bule.

Seperti dilansir TRIBUN TIMUR, berdasarkan hasil otopsi, diketahui jelas penyebab kematian Irma akibat sengatan ular yang diajak menari saat manggung pada pesta pernikahan warga Lemahabang beberapa pekan lalu.

“Hasil otopsi Tim Forensik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang, menunjukan bisa ular cobra merambah ke seluruh tubuhnya,” kata Kasatreskrim Polres Karawang AKP Dony Satria Wicaksono di Karawang, Sabtu (16/04/2016).

Polisi memastikan, penyanyi dangdut, warga Dusun Pawerangan, Desa Dawuan Timur, Kecamatan Cikampek, Karawang meninggal dunia murni akibat digigit ular.

Penyebab kematian penyanyi dangdut itu lantaran digigit ular juga diperkuat dengan keterangan delapan orang saksi, termasuk pawang ular king cobra yang digunakan korban saat manggung.

Bahkan, pawang ular sudah diperiksa dua kali.

Meski sudah memeriksa delapan orang saksi, termasuk pawang ular, belum ada satu pun dari delapan saksi yang mengarah pada status tersangka.


Irma meninggal dunia setelah digigit ular saat manggung pada pesta pernikahan di Desa Lemahabang, Kecamatan Wadas Karawang, Minggu (3/04).

Ular jenis king cobra yang diajak menari oleh Irma itu secara tiba-tiba mengigit bagian paha korban.

Meski sempat dibawa ke RSUD Karawang, Irmawati meninggal dunia karena tidak sempat tertangani oleh dokter RSUD.

Jeritan Hati Suami

Suami mendiang pedangdut Irma Bule, Andri (35) akhirnya angkat bicara.

Andri mempertanyakan pertanggungjawaban pihak panitia acara yang dihadiri Irma, Minggu (3/4/2016).

Bahkan kata Andri ucapan bela sungkawa dari pihak panitia kepada keluarga yang ditinggalkan sama sekali tidak ada.


“Dari pihak yang bertanggung jawab (panitia acara) tidak ada sama sekali datang. Belasungkawa nggak ada, kok sampai segitu,” kata Andri saat diwawancara program Silet (6/4/2016).

Padahal, kata Andri, pihak keluarga hanya ingin mempertanyakan kronoligis kejadian kepada pihak penyelenggara acara.

“Saya pengen menanyakan gimana gimananya. Tapi enggak ada (yang datang). Apakah enggak ada rasa kemanusiannya atau gimana,” ungkapnya dengan nada terbata-bata.

Andri mengatakan istrinya selama ini menganggap bernyanyi itu sebagai hobi, bukan pekerjaan.

Ia juga mengaku tak pernah menanyakan secara jauh soal aktivitas istrinya, khususnya soal bayaran tiap kali manggung.

“Kalau itu (penghasilan) dari awal saya enggak pernah menanyakan,” ujarnya.

Ibu kandung Irmawaty alias Irma Bule, Encum (52), mengatakan, anaknya selalu manggung dengan menggunakan ular jenis sanca milik Pak Suki warga Cilamaya, Kabupaten Karawang.


Katanya, ular yang mematuk Eneng disediakan oleh pihak panitia.

Berbeda dengan ular sanca yang tidak berbisa, ular yang disediakan panitia adalah jenis king cobra yang dikenal sangat beracun.

"Eneng itu mungkin tidak tahu kalau ular itu beracun. Dia hanya disuruh manggung pakai ular itu, dan ularnya tidak pakai lakban," ujarnya.

Dipatuk Rianti

Rianti adalah nama ular yang membunuh pedangdut cantik Irma Bule.

Rianti berjenis King Cobra, dan bisanya mematikan!

Penelusuran Tribunnews.com, ular ini bukanlah jenis ular untuk main-main apalagi untuk show di panggung.


Orang-orang yang ahli atau profesional menangani ular jenis ini masih menggunakan peralatan khusus dan menyiapkan bisa ular apalagi orang awam.

Kasus Irma Bule yang tewas karena gigitan ular saat manggung menjadi pelajaran bahwa ular jenis ini sangatlah berbahaya.

Mengutip Wikipedia, King Cobra disebut juga ular anang atau lanang (Ophiophagus hannah) adalah ular berbisa terpanjang di dunia dengan panjang tubuh keseluruhan mencapai sekitar 5,7 meter.

Akan tetapi panjang hewan dewasa pada umumnya hanya sekitar tiga sampai 4,5 meter.

Ular ini ditakuti orang karena bisanya yang mematikan dan sifat-sifatnya yang terkenal agresif, meskipun banyak catatan yang menunjukkan perilaku yang sebaliknya.

Ular anang juga dikenal dengan beberapa nama lokal seperti oray totog (Sd.), ular tedung abu, tedung selor (Kal.) dan lain-lain.

Dalam bahasa Inggris disebut King Cobra (raja kobra).

Wednesday, April 13, 2016

Beria Kita, Irma Bule yang meninggal dunia setelah dipatuk ular kobra temannya di atas panggung telah menjadi perhatian masyarakat. Namun baru-baru ini muncul pernyataan mengejutkan dari keluarga Irma.Keluarga Irma yakin pedangdut 29 tahun tersebut meninggal karena dibunuh. Mereka juga yakin pembunuhan tersebut sudah direncanakan.
"Tolong diselesaikanlah secara hukum masalahnya apa. Apa itu termasuk kelalaian atau pembunuhan berencana, kan bisa toh?" kata Maman, paman Irma Bule, di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (12/4/2016).
Tuduhan Maman bukan tanpa alasan. Pasalnya, pada hari kejadian Irma tak biasanya dijemput untuk pentas. Bahkan, ibu tiga anak itu tak menggunakan ular dan pawang yang biasa ia gunakan.
"Karena keponakan saya (Irma) dari rumah dijemput. Sudah disiapkan semuanya, ularnya juga enggak dilakban mulutnya, tahu-tahu pentas. Biasanya enggak begitu. Kalau soal unsur sengaja atau tidak, tinggal kepolisian saja yang usut," kata Maman.
"Ularnya juga memang ada yang sudah disiapkan. Itu bukan pawang yang biasa Irma pakai," ucap Maman.
Ibunda Irma, Encum, membenarkan hal tersebut. Biasanya ular yang dibawa Irma setiap pentas merupakan ular pilihan yang telah jinak.
"Iya bukan (ular) yang biasa. Kalau punya Neng (Irma) biasa mulut ularnya diikat, dikasih obat (penenang), dijampi-jampi dulu dibisikin nanti menarinya bareng," tutur Encum.
Encum berharap pihak kepolisian bisa mengusut tuntas kasus kematian anaknya tersebut. "Mudah-mudahan polisi usut sampai tuntas biar kami semua tenang ya," kata Encum. (Ras/fei)

Sunday, January 24, 2016

Berita Kita, Setelah tayang kurang lebih selama 10 tahun, acara talk show Trans 7 ‘Bukan Empat Mata’ dikabarkan bubar.
Berhembus isu jika pembubaran itu karena host acara Tukul Arwana meminta kenaikan honor hingga Rp 90 juta per episode.

Tukul dan acara Bukan Empat Mata memang tak bisa dipisahkan. Bukan Empat Mata adalah Tukul begitupun sebaliknya.

Selama 10 tahun Tukul berhasil membawa acara ini menjadi tontonan yang begitu digemari dan tentu saja ratingnya selalu tinggi.

Tak heran Tukul berhasil membawa acara ini memenangi Panasonic Award 2009 dan 2010 untuk kategori talkshow hiburan; serta di 2007, 2011, 2012, dan 2013 masuk nominasi di kategori yang sama pada gelaran Panasonic Award.

Namun di bali kecemerlangan Tukul diacara ini, terselip beberapa kali kontroversi yang menuai kecaman dan huatan.

Dari beberapa sumber dirangkum inilah tayangan ‘Bukan empat Mata’ yang awalnya bernama “Empat Mata’ yang dianggap kontroversial:
Teguran pertama diberikan karena acara ini karena menampilkan adegan Sumanto si pemakan manusia (2007).

Pada 2008 Empat Mata dilarang tayang oleh KPI karena menyuguhkan adegan makan katak hidup-hidup. Kemudian Trans7 mengakali vonis tersebut dengan mengubah nama program menjadi "Bukan Empat Mata" dan tetap menayangkannya.

Pada Desember 2009, Tukul kena batunya setelah mencolek dengan sengaja bagian pantat bintang tamu Bella Shapira. Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) pun menegurnya.

Setelah menjadi Bukan Empat Mata pun masih saja bergelimang dosa. Pada 2009, KPI memberikan teguran pertama karena tamu Tukul saat itu, Kangen Band, tidak sengaja menyebut nama alat kelamin karena latah saat menjatuhkan sesuatu.

Pada Juni 2010, Bukan Empat Mata kembali menerima teguran dari KPI karena bintang tamu Atika membaca Basmalah saat akan minum wine yang haram di agama Islam.

Selain itu acara ini mendapat sorotan karena menghina pria tua berusia 140 tahun asal Sukabumi yang terdeteksi petugas sensus penduduk 2010.


Pada Mei 2012, Bukan Empat Mata menerima sanksi dari KPI berupa pengurangan durasi yang menyebabkan program tersebut hanya boleh disiarkan selama satu jam setiap hari selama tiga hari berturut-turut, karena ada adegan tidak sopan saat menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Pada Agustus 2012, Bukan Empat Mata menerima peringatan tertulis dari KPI karena salah satu host wanita, Marcella Lumowa, menyampaikan cerita berjudul "Doa Seorang Wanita Bernama Susi".

Lima bulan Sebelum Bubar

Sekitar lima bulan sebelum “Bukan Empat Mata” tamat, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) sempat melayangkan teguran dan sanksi administratif kepada Trans 7.

Hal ini dipicu ditemukannya isi tayangan yang dianggap tak layak tonton berupa aksi pemanggilan arwah oleh seorang paranormal, Mbah Bedjo yang mengakibatkan seorang pria kesurupan.

Tayangan itu berlangsung, 11 Agustus 2015, dan untuk kategori remaja.

Selain mengakibatkan seorang pria kesurupan, menurut KPI dalam surat tegurannya, dapat mendorong remaja untuk percaya pada kekuatan paranormal, klenik, praktik spiritual magis, supranatural, dan/atau mistik.



Tayangan bermuatan tersebut hanya dapat disiarkan pada pukul 22.00-03.00 WIB.

Honor Pertama

Namun dibalik kesuksesan Tukul seperti sekarang ini, ada berbagai cerita kesedihan perjalanan hidupnya.

Tukul pernah menjadi supir. Bahkan untuk makan sekalipun ia kadangkala harus ngutang.

Tukul pertama kali dikenal di TV saat membintang video klip lagu anak-anak ‘Diobok-obok’ yang dibawakan Joshua.

“Saat itu honor saya Rp 500 ribu dipotong Rp 100 ribu, yang saya terima Rp 400 ribu,” cerita Tukul saat menjadi bintang tamu di acara ‘Sebelas Dua Belas’ Kompas TV Juli 2015 lalu.

Namun bukan tanpa hambatan, saat itu Joshua enggan syuting bareng dengan Tukul. Joshua sampai menangis.



“Waktu itu saya takut juga, kalau anak ini tidak mau bisa-bisa saya tidak dapat uang,” kata Tukul.

Setelah dibujuk Joshua akhirnya mau syuting bareng Tukul.

Seiring dengan waktu, karier Tukul terus menanjak. Dari dunia komedi hingga ke presenter.

Di sini ia meraih kejayaannya. Tukul menjadi jutawan dengan bayaran termahal.

Pada tahun-tahun pertama Empat Mata, Tukul menerima honor per episode Rp 20 juta.

Kemudian setelah kontraknya diperbarui pada awal 2012, honor Tukul menjadi Rp 35 juta per episode, dengan Bukan Empat Mata masih berdurasi 1 jam.

Dengan bayaran Rp 35 juta perepisode (1 jam), Tukul hampir sekelas Mario Teguh saat itu, yang berhonor Rp 40 juta per satu jam. Tapi Tukul tiap malam muncul di TV mulai September 2005 sementara Mario Teguh baru-baru saja mengasuh "Mario Teguh The Golden Ways" di Metro TV.



Pada tahun 2013, kabar lain menyebutkan uang honorarium Tukul sebenarnya sudah naik menjadi Rp 60 juta dari sebelumnya Rp 50 juta per episode.

Belum lagi bila dia diundang ke acara-acara offair, menjadi pembicara di program bincang-bincang, menjadi motivator di seminar ini itu, menjadi host, honor dari "Mister Tukul Jalan-jalan", dan sebagainya.

Aset dan Bisnis

Konon Tukul juga menjalankan bisnis properti dan kuliner.

Tukul dikabarkan membeli banyak tanah yang didirikan bangunan untuk kos maupun rumah kontrakan.

Di dunia kuliner dia membuat bakso merek "Bakso Tukul Arwana" yang di-franchise-kan.



Monday, January 11, 2016

Kabar duka kembali menyelimuti dunia hiburan Tanah Air. Komedian Budi Anduk dikabarkan meninggal dunia di RS Dharmais, Jakarta Barat, Senin (11/1/2016). Kabar itu pertama kali datang dari akun Twitter @maman165, yang mengabarkan kabar duka tersebut sembari mencantumkan foto terakhir kondisi Budi Anduk.
Ketika ditelusuri Liputan6.com di ruang ICU, terlihat beberapa anggota keluarga tengah berkumpul di ruang lobi yang dijaga petugas keamanan. Ada beberapa sanak keluarga yang menangis menyiratkan kesedihan.
Ketika dikonfirmasi, petugas keamanan pun membenarkan. "Iya benar (meninggal)," ujarnya singkat. Hingga berita ini diunggah, beberapa tamu undangan masih terus berdatangan melihat kondisi Budi Anduk.
Budi Anduk memiliki nama lengkap Budi Prihatin kelahiran Jakarta, 6 Februari 1968. Wajah Budi Anduk pertama kali dilihat di acara komedi Ngelaba dengan trio Akrie, Parto dan Eko. Namun di Ngelaba, nama Budi Anduk belum begitu dikenal.

Nama Budi baru benar-benar dikenal setelah membintangi acara komedi Tawa Sutra bareng Pepi, Arie K. Untung, almarhum Ade Namunung, Aldi Taher dan Sabria Kono. (fei/Adt)

Wednesday, November 25, 2015










Dengan bayaran selangit yang diterim

Thursday, July 30, 2015


Berita Kita, Baru saja menjalin kasih, mentalis yang juga pembawa acara Deddy Corbuzier (38) sudah terlibat baku pukul dengan artis peran Chika Jessica (27). Beberapa pukulan telak dari Chika tampak mendarat di perut dan dada Deddy.
Tetapi, tenang dulu. Adegan baku pukul sepasang kekasih ini terjadi hanya dalam film pendek Triangle yang digarap dan dipublikasikan Deddy di situs berbagi video YouTube. Dalam tontonan berdurasi lima menit tersebut, Chika yang biasanya tampil pecicilan memandu sebuah program acara televisi tiba-tiba melakoni aksi laga dengan serius bersama Deddy yang menjadi lawan mainnya.

Kedua bintang tersebut muncul dalam adegan pembuka Triangle. Chika tampak digembleng ilmu bela diri oleh Deddy tatkala film mulai berjalan beberapa detik. Sementara Deddy dengan lihai menepis semua pukulan Chika.



Ketika keduanya berlatih, tiba-tiba telepon genggam Deddy berdering. Deddy kemudian mengangkat panggilan tersebut. Tak dikenal siapa yang menelepon. Entah apa pula isi percakapan itu lantaran tak banyak kata keluar dari mulut Deddy. Yang terdengar hanyalah, "Halo? Berapa? Di mana? Rooftop?". Percakapan selesai dan dimulailah cerita.

Pada adegan selanjutnya, Azka Corbuzier, anak semata wayang Deddy, disekap Volland Humonggio (34), artis peran dan vokalis Indonesia yang ikut ambil peran dalam film Triangle. Tak lama kemudian, Chika bersama empat anak buahnya datang untuk melawan Volland dan membebaskan Azka.

Keempat anak buah Chika maju lebih dulu untuk menghadapi Volland sebelum akhirnya dia sendiri yang turun tangan menghadapi bintang film Duel: The Last Choice itu. Namun, sayangnya Chika kalah dalam aksi baku pukul dengan Volland.

Setelah Chika tumbang, tiba-tiba Deddy datang membawa tas berisi uang tebusan yang kemudian dilemparnya ke arah Volland. Adegan perkelahian pun terulang kembali. Sama halnya dengan adegan perkelahian sebelumnya, meski terbilang cukup terampil, masih ada sedikit koreografi yang kaku dan timing yang kurang pas. 

Film bergenre aksi laga ini ditutup dengan plot open ending, yakni adegan Volland dan Deddy yang akan saling menendang. Sepertinya memang akan ada film selanjutnya. Pada kanal YouTube pribadi milik Deddy tertulis, "Triangle is not about a kidnapping, it's a Trilogy with a twisted ending you will never seen in your life." (Triangle bukanlah tentang penculikan, ini adalah sebuah trilogi dengan akhir mengejutkan yang tak akan pernah kamu lihat sebelumnya).

Untuk ukuran film pendek, film Triangle boleh dibilang seru tatkala menonton filmnya. Mungkin akan terkagum-kagum bila tahu apa dan bagaimana proses produksi yang terjadi di balik layar. Karya anak bangsa ini dibuat menggunakan kamera ponsel pintar selama tiga jam. Koreografinya dibuat selama satu jam di lokasi pengambilan gambar. Nayato Fio Nuala, sutradara kenamaan Indonesia, mengatakan, film Triangle merupakan karya anak bangsa yang luar biasa.

Dalam wawancara di kawasan Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (22/7/2015), Deddy mengatakan bahwa dirinya tak menutup pintu untuk dunia akting. Dirinya saat ini sedang menyiapkan sebuah proyek yang berhubungan dengan seni bela diri. Deddy menjelaskan, sekarang ini ia mulai mengumpulkan orang-orang yang menguasai ilmu bela diri dari seluruh daerah di Indonesia.

"Nama proyeknya Triangle. Tapi bukan acara televisi, ini di YouTube. Saya mau bikin fight club. Sudah ada 200 lebih yang daftar. Nanti tanggal 28 Juli mau saya launching," tuturnya.

Terhitung mulai Senin (27/7/2015), film tersebut sudah dapat disaksikan di kanal YouTube pribadi milik Deddy Corbuzier.

Unordered List

Sample Text

Powered by Blogger.

Terpopuler