Sunday, July 26, 2015


Berita Kita, Global Waemin, Banyak yang resah dengan isu global warming.  Sebagian membuat gerakan berupa Earth Hour, Go Green, dan lain-lain untuk menyelamatkan bumi.  Tahu nggak sih, global warming tidak selamanya merupakan kabar buruk bagi bumi, lho.  Malah bisa menyelamatkan lingkungan!  Kok bisa?

Secara umum, manusia masih bisa bertah
an di cuaca panas ekstrim dibanding cuaca dingin ekstrim.  Itu sebabnya banyak yang tinggal di kawasan ekuator yang hangat dibanding dengan bagian kutub bumi.  Jadi masuk akal juga bila global warming mungkin bisa mencegah terjadinya Ice Age.

Ice Age sempat terjadi berjuta-juta tahun lalu saat bumi belum dihuni manusia.  Periode pendinginan bumi terjadi sekurang-kurangnya empat kali, dan ini disebabkan perubahan orbit bumi mengelilingi matahari.  Saat ini bisa dibilang bumi sedang dalam keadaan normal dan global warming bisa menghambat Ice Age, menurut beberapa ahli. Setidaknya selama beberapa abad ke depan, iklim tidak akan mendingin.
Musim dingin bisa membunuh manusia.  Beberapa penelitian menunjukkan bahwa terkena serangan hawa sangat dingin bisa menyebabkan berbagai jenis kematian, mulai dari serangan jantung, penyakit berinfeksi, hingga kelainan sistem pencernaan.  Suhu dingin akan membuat segala sistem dalam tubuh mengalami banyak beban.

Ini hanya satu teori yang berlaku bagi penduduk yang tinggal di negara empat musim.  Penelitian ini sendiri dilakukan di Amerika Serikat.  Bagi yang tinggal di dekat dengan khatulistiwa, ini malah jadi malapetaka.  Malaria, tenggelamnya pulau, banjir, dan lain-lain sangat mungkin melanda negara kita.  Jadi, mending tinggal di Indonesia atau pindah, nih?
Jika bertani di Amerika dan Eropa, maka global warming adalah teman bagi petani.  Saat temperatur meningkat, maka area seperti tundra akan memproduksi vegetasi.  Dengan kata lain, maka ini akan menambah masa waktu musim untuk bercocok tanam.  Kanada dan bagian Eropa lainnya bisa memproduksi bahan makanan lebih banyak dari biasa.

Dan harus diingat, tanaman membutuhkan CO2.  Apabila tumbuhan yang ditanam adalah yang memerlukan sedikit air, maka ini bisa menjadi cara efisien untuk bercocok tanam. Tapi memang tidak semuanya memerlukan tanah kering dan air sedikit, jadi hanya sedikit tanaman yang cocok dengan iklim seperti ini.
Rute perjalanan adalah faktor yang membuat produk-produk luar negeri menjadi mahal.  Sejak pelayaran dari Asia ke Eropa ditemukan, makin banyak orang yang senang mengimpor barang.  Penemuan seperti pembuatan Terusan Suez dan Panama adalah terobosan untuk mengurangi waktu agar kapal bisa berlayar lebih cepat.

Terima kasih pada global warming, es yang berada di bawah laut akan mencair dan ini akan mempersingkat waktu pengiriman barang dari Eropa ke Asia dan sebaliknya.  Barang impor menjadi semakin murah.  Namun ini juga menjadi berita buruk karena ada pengilangan minyak di laut tepat di bawah permukaan es.  Jadi tinggal tunggu waktu sampai laut tercemar oleh minyak.
Banyak yang mengatakan, Badai Katrina dimulai akibat global warming.  Teori bahwa badai dihasilkan dari energi panas yang dihantarkan dari samudra, menyebabkan sangat mungkin badai akan “diproduksi” lebih banyak samudra yang menghangat.

Tapi studi menunjukkan kenyataan lain.  Sekumpulan ahli oceanografi mengatakan sejak samudra dan lautan menjadi lebih hangat, badai yang menerpa Amerika Serikat menjadi jauh lebih sedikit.  Temperatur yang menjadi lebih panas menambah vertikal gerakan angin yang bisa membasmi petir dan badai yang “dibuat” di Samudra Atlantik.
Fakta bahwa hutan tropis banyak dibabat dan mengalami kebakaran tiap tahun membuat banyak orang khawatir.  Ditambah lagi perubahan curah hujan yang membuat siklus hujan menjadi tak tentu.  Jadi, sebetulnya dimana letak manfaat global warming?


Temperatur yang hangat dan adanya tambahan nitrogen dari hujan asam sebetulnya bagus bagi vegetasi hutan topis.  Meski pun ini terdengar aneh, hutan tropis sepertinya tetap bisa bertahan dengan curah hujan sedikit.  Tapi dengan “sembuhnya” hutan tropis, manusia malah semakin kalap menebangi pepohonan.

0 comments:

Post a Comment

Unordered List

Sample Text

Powered by Blogger.

Terpopuler