Sri Adiguna, remaja 15 tahun yang sehari-hari sebagai petani hilang saat menyabit rumput di hutan lindung pengubengan, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Jumat (14/8/2015).
Keluarga hingga kemarin cemas karena belum mengetahui keberadaan Putu Sri Adiguna.
Pihak keluarga berharap anak kesayangannya secepatnya segera ditemukan sehingga bisa bersenda gurau kembali.
“Katanya sudah delapan balian (orang pintar) yang dicari. Semua balian menyatakan korban masih hidup. Namun keberadaannya belum diketahuinya,”jelas Kapolsek Rendang, Kompol Ketut Surtika Adnyana, Rabu (19/8/2015).
Surtika mengatakan, pencarian dilakukan hingga tengah Gunung Agung.
Tanda-tanda keberadaan masih belum ada.
Suartika menduga hilangnya Sri Adiguna di lereng Gunung Agung kemungkinan karena bingung hingga tersesat.
Jika jatuh, kata dia, kecil kemungkinan lantaran tak ada jurang yang curam di sekitar TKP.
”Saat pencarian juga tak ditemukan adanya tanda-tanda seperti darah. Kemungkinan korban bingung saat balik dan tersesat,” kata Suartika.
“Pencarian juga sudah kami libatkan anjing pelacak. Namun belum ada tanda keberadaannya. Tapi kami akan terus lakukan pencarian terhadap korban,”janjinya. (*)



0 comments:
Post a Comment