Monday, September 7, 2015


Kisah tentang suap dan korupsi sering terdengar di sistem pendidikan Mesir, tetapi kasus Mariam Malak menuai banyak perhatian publik, khususnya di dunia maya.

Banyak orang mendukungnya dengan tagar "saya percaya Mariam Malak" dan sebuah laman Facebook --yang dibuat untuk mendukungnya-- telah menarik 30.000 tanda suka.
"Mereka tidak hanya mencuri nilainya, mereka juga mencuri masa depan dan impiannya," kata seorang pengguna Twitter. Lainnya menulis, "bayangkan mendapat nilai nol dalam tujuh mata pelajaran! Itu bencana!"
Kementerian Pendidikan di Mesir menyelidiki hal tersebut melalui analisa tulisan tangan namun menyatakan kertas ujian dengan nilai nol itu adalah benar milik Malak.
Dia dan para pendukungnya menolak kesimpulan itu, bahkan dia sempat melakukan tes tulisan tangan secara langsung di televisi dan hasilnya tulisan tangan itu berbeda dengan kertas ujian.


Seorang siswa berprestasi lain kemudian muncul untuk berkisah pengalaman yang sama. Malak dan keluarganya masih berharap bahwa nilai ujiannya akan ditinjau ulang. Mereka telah bertemu dengan perdana menteri yang berjanji akan melihat kasus itu.

0 comments:

Post a Comment

Unordered List

Sample Text

Powered by Blogger.

Terpopuler