
Kisah tentang suap dan korupsi sering terdengar di sistem pendidikan
Mesir, tetapi kasus Mariam Malak menuai banyak perhatian publik,
khususnya di dunia maya.
Banyak orang mendukungnya dengan tagar "saya percaya Mariam Malak"
dan sebuah laman Facebook --yang dibuat untuk mendukungnya-- telah
menarik 30.000 tanda suka.
"Mereka tidak hanya mencuri nilainya, mereka juga mencuri masa depan
dan impiannya," kata seorang pengguna Twitter. Lainnya menulis,
"bayangkan mendapat nilai nol dalam tujuh mata pelajaran! Itu bencana!"
Kementerian Pendidikan di Mesir menyelidiki hal tersebut melalui
analisa tulisan tangan namun menyatakan kertas ujian dengan nilai nol
itu adalah benar milik Malak.
Dia dan para pendukungnya menolak kesimpulan itu, bahkan dia sempat
melakukan tes tulisan tangan secara langsung di televisi dan hasilnya
tulisan tangan itu berbeda dengan kertas ujian.
Seorang siswa berprestasi lain kemudian muncul untuk berkisah
pengalaman yang sama. Malak dan keluarganya masih berharap bahwa nilai
ujiannya akan ditinjau ulang. Mereka telah bertemu dengan perdana
menteri yang berjanji akan melihat kasus itu.


0 comments:
Post a Comment