Friday, January 8, 2016


Anak merupakan buah hati kebahagiaan orangtua. Setelah beraktivitas seharian di luar rumah dan pulang, lalu melihat anak-anak ceria rasanya hati ikut terasa bahagia. Terlebih, jika anak-anak kita sehat dan pertumbuhannya maksimal.


Itu semua merupakan kebahagiaan orangtua. Akan tetapi, ada kalanya anak-anak tidak seperti yang diharapkan orangtua. Itulah saat-saat di mana orangtua akan membentak anak, karena tidak sesuai dengan yang diinginkan. Padahal anak bukanlah miniatur orang dewasa, mereka butuh perlakuan dan kebutuhan khusus.



Perhatian dan kasih sayang orangtua sangat dibutuhkan anak-anak. Cara membesarkan dan memenuhi kebutuhan anak itu yang biasanya salah. Dalam mendidik anak diperlukan pendekatan, agar sang anak mudah mengungkapkan kemauan dan masalah yang dihadapi. Bukan sebaliknya, dengan perlakuan kasar baik dengan perbuatan maupun ucapan.


Dampak anak sering dibentak orang tua akan berakibat fatal untuk kehidupannya hingga dewasa. Hal itu tidak hanya menimbulkan trauma psikis bahkan mengalami stres. Kondisi itu akan berpengaruh pada lemahnya daya tahan tubuh dan kondisi psikologis anak.



Anak yang sering dibentak akan merasa harga diri dan kepercayaan dirinya berkurang. Sebab itu si anak akan merasa dirinya jelek dan tidak berharga dilingkungannya. Pantas saja mereka minder dan tidak mau berteman dengan anak-anak sebayanya.



Dampak lainnya, anak yang selalu dibentak secara tidak langsung sedang diajari bahwa perlakuan membentak tersebut yang bisa menyelesaikan masalah dan melampiaskan emosi. Mereka akan menganggap bahwa apa yang dilakukan orang tuanya merupakan bentuk perhatian, sehingga akan terkonsep dalam pikiran anak bahwa untuk menyelesaikan masalah harus dengan membentak-bentak.




Konsultan psikologi, Dra. Nani Kartikaningsih mengungkapkan bagaimana seharusnya yang dilakukan orang tua dalam mendidik anak. Beliau menjelaskan bahwa mendidik anak sebaiknya dengan cara memberi perhatian dan aturan yang jelas. Tidak lupa libatkan anak dalam pembuatan aturan tersebut.



Aturan yang telah dibuat harus disepakati bersama dan selaras antara kedua orang tua, agar ketika si anak melanggar maka tidak akan mengadu pada salah satu orang tua. Peraturan tersebut berfungsi sebagai panduan atau batasan dengan rasa cinta kasih pada anak.



Orang tua juga harus mengembangkan kemampuan berpikir secara positif sebab hal itu dapat membantu pola pikir anak dalam mengatasi masalah di lingkungannya. Pola pikir positif akan menyelesaikan masalah bukan sebaliknya dengan negative thinking.



Demikian dampak buruk sering membentak anak yang tidak boleh para orang tua lakukan dalam mendidik anak. Disertai solusi cara mendidik anak yang benar dari ahlinya semoga bisa memberikan manfaat bagi para orang tua yang ingin memberikan pendidikan terbaiknya pada anak.



0 comments:

Post a Comment

Unordered List

Sample Text

Powered by Blogger.

Terpopuler