Tanjung Pinang. Berita Kita, Seorang pengendara sepeda motor Jupiter MX Bp 5483 WI tewas bersimbah darah di jalan Basuki Rachmat Tanjungpinang, Jumat (28/8/2015) dini hari.
Dia diduga tewas setelah menabrak tembok pembatas Sekolah Pelita Nusantara.
Diduga pula saat terjadi kecelakaan, korban melaju kencang dengan sepeda motornya dari arah lapangan Pamedan Ahmad Yani menuju Ramayana Mall.
Pria ini mengenakan celana jeans hitam dan baju kaos putih.
Saat ditemukan, posisinya begitu mengenaskan. Badannya tertelungkup ke tanah.
Darah kental keluar dari bagian kepala dan mengalir ke ruas jalan.
"Dia langsung meninggal. Mungkin dia menabrak tembok pembatas sekolah," ujar Adith, warga yang mengaku melihat jasad pria ini masih tergeletak di jalan ketika melintas di ruas jalan tersebut.
Peristiwa nahas yang menimpa pria ini sempat mengejutkan beberapa warga yang masih duduk di sekitar lokasi.
Bunyi yang timbul akibat tabrakan antara sepeda motor dengan tembok pembatas begitu keras terdengar.
"Kami sedang bakar ikan di dekat situ. Sepeda motornya memang melaju kencang sekali. Tiba-tiba kami dengar bunyi 'bammmm...'. Kami langsung lari ke sini. Dia menabrak tembok itu. Dia langsung meninggal," ujar pria yang enggan menyebutkan namanya seraya mengatakan setelah kejadian itu polisi belum juga terlihat di lokasi. (*)



0 comments:
Post a Comment